Setiap kali ke Malaysia entah kenapa saya enggak pernah ingin lama menetap. Kalau tidak transit ya paling keliling untuk satu sampai dua hari saja. Mungkin karena suasananya mirip dengan Indonesia atau barangkali saya trauma dengan perlakuan “tidak enak” orang sana hehehe.

Teman saya pernah kena omelan petugas imigrasi saat pemeriksaan passport karena melihat handphone beberapa detik saja (dan itupun untuk mencari bukti penginapan di Kuala Lumpur). Tidak cuma itu saja, saat tiba di hotel setelah penerbangan malam, tanpa sepengetahuan saya staf sudah memberikan kamar kepada tamu lain. Alibinya karena saya kemalaman. Wah berang sekali rasanya.Tapi tidak bisa dimungkiri, Malaysia merupakan short escape terdekat kalau kamu ingin berlibur ke luar negeri. Ditambah lagi mata uang Malaysia yang lebih murah dari Singapura.

Dari berbagai tempat wisata di Kuala Lumpur, Batu Caves selalu menjadi incaran turis mancanegara, termasuk Indonesia. Lokasinya yang berada di atas bukit mengharuskan kita untuk mendaki ratusan anak tangga. Rasanya kurang cocok kalau mau ajak bocah kemari.

Gerbang depan Colmar Tropicale.

Misalkan para ortu (baca: orangtua) memang berniat mencari tempat wisata yang cocok untuk anak-anak, kamu bisa ajak si kecil ke Berjaya Hills Resort yang berlokasi di Bukit Tinggi. Di sini banyak arena bermain untuk anak-anak dan tempat yang pas untuk hunting foto karena berlatarbelakangkan pedesaan Perancis. Kamu juga bisa pergi ke ‘Jepang‘ loh!

Baca Juga: Khaosan World Tennoji, Kamar Ala Ryokan di Osaka

Colmar Tropicale

Berjaya Hills Resort sebenarnya adalah sebuah penginapan, lengkap dengan taman hiburan dan restoran. Seandainya kamu tidak ada tujuan selain Kuala Lumpur, yasudah menetap di sini saja selama sehari atau dua hari.

Untuk hotel sendiri terbagi menjadi dua tipe: Colmar Tropicale dan Japanese Village. Kebanyakan wisatawan berkunjung ke Colmar Tropicale karena jatuh cinta dengan suasananya yang mirip dengan negeri dongeng. Resor ini memang mengadaptasi pemandangan Colmar, yaitu sebuah kota di provinsi Alsace, Perancis, yang dipenuhi dengan bangunan-bangunan kuno ala Eropa.

Berjaya Hills Resort, Wisata yang Cocok untuk Anak-Anak di Malaysia
Bangunan kuno ala Eropa (dok. TripZilla)

Enggak cuma bisa buat foto-foto, salah satu alasan mengapa Colmar Tropicale menjadi wisata yang cocok untuk anak-anak karena tersedia banyak rekreasi seperti Adventure Park yang menyajikan Flying Fox, Canopy Walk, Paintball Walfare, Rock Climbing, dan High Rope Obstacle Course, lalu ada juga Rabbit Park dan 6D Motion Ride.

Japanese Village

Kalau sudah puas foto-foto dengan bangunan Eropa, saatnya pindah ke Japanese Village. Di sini kamu bisa melihat rumah tradisional Jepang yang dikelilingi taman, lengkap dengan kolam dan mata air. Oiya, kamu juga bisa sewa Yukata seharga RM20.00 selama beberapa jam supaya nuansa Jepang-nya makin terasa.

Cobain pakai Yukata.

Masih punya banyak waktu? Sekalian saja ikutan sesi Tea Ceremony atau istirahat sejenak di Tatami Spa. By the way, semua yang ada di Japanese Village dikenakan biaya ya hehe. Di Japanese Village tersedia pula penginapan, tentunya memiliki interior yang berbeda dengan Colmar Tropicale.

Untuk sampai kemari, naik saja shuttle bus gratis yang disediakan Berjaya Hills Resort. Meski tidak dikenakan biaya, kamu perlu menunggu bis beberapa jam sekali.

Japanese Village.

Restoran

Berlokasi di dataran tinggi, udara di Berjaya Hills Resort ternyata tidak sedingin yang saya pikirkan. Untungnya di sekitar Colmar Tropicale ada restoran untuk tempat berteduh. Perlu dicatat, hampir semua tempat makan membanderol harga yang lumayan pricey. Jangan malu untuk cek satu-satu menu yang tersedia di depan restoran. Sesuaikan saja dengan kantong kamu ya!

Restoran Le Blason (dok. Berjayahills.org)

Setidaknya ada 8 tempat makan di resor ini, diantaranya La Cigogne yang menyajikan hidangan otentik Perancis, La Blason dengan masakan khas Malaysia, restoran Italia La Flamme untuk kamu yang mau menikmati pizza dan pasta, kafe Le Poulet Roti, La Boulangerie dengan berbagai macam kue kering dan sandwich, pub Le Vin, dan Ryo Zan Tei, restoran Jepang yang letaknya berada di dekat Japanese Village.

Cara ke Berjaya Hills Resort

Penting untuk diketahui, tidak ada bis kota ataupun MRT yang berhenti pas di depan Berjaya Hills Resort, karena memang sebenarnya tempat ini adalah penginapan. Kamu bisa ke sana naik taksi, mobil rental, atau shuttle service.

Pertama-tama, kamu harus booking tiket minimal sehari sebelum bepergian supaya tidak kehabisan tempat. Sejauh ini belum tersedia pemesanan secara online, tapi kamu bisa membelinya di Berjaya Times Square, tepatnya di sebuah tenant Spa lantai 8. Yup, sepertinya pihak ketiga yang cari pemasukan lewat turis-turis.

Bentuk shuttle bus di Berjaya Times Square (dok. TripAdvisor)

Waktu saya ke sana ternyata vendor tidak buka di hari libur. Setelah cari tahu di Google, ternyata shuttle ini mengangkut penumpang di lobi hotel Berjaya Times Square. Akhirnya saya dan teman-teman langsung gercep (baca: gerak cepat) ke sana. BERUNTUNGNYA kami, shuttle bus di lobi hotel masih bisa menampung. Soalnya tempat duduk di bis hanya muat untuk 10 orang. Makanya penting membeli tiket di jauh-jauh hari.

Harga tiket shuttle bus adalah RM60.00 (dewasa) dan RM55.00 (anak-anak) untuk pulang-pergi. Wajib diingat, ada jadwal khusus untuk shuttle bus. Silakan tanya penjual tiket untuk menyesuaikan dengan waktu kamu.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *